A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: ini_set(): Headers already sent. You cannot change the session module's ini settings at this time

Filename: Session/Session.php

Line Number: 282

Backtrace:

File: /home/mina6856/public_html/application/controllers/Press.php
Line: 8
Function: __construct

File: /home/mina6856/public_html/index.php
Line: 316
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: session_set_cookie_params(): Cannot change session cookie parameters when headers already sent

Filename: Session/Session.php

Line Number: 294

Backtrace:

File: /home/mina6856/public_html/application/controllers/Press.php
Line: 8
Function: __construct

File: /home/mina6856/public_html/index.php
Line: 316
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: ini_set(): Headers already sent. You cannot change the session module's ini settings at this time

Filename: Session/Session.php

Line Number: 304

Backtrace:

File: /home/mina6856/public_html/application/controllers/Press.php
Line: 8
Function: __construct

File: /home/mina6856/public_html/index.php
Line: 316
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: ini_set(): Headers already sent. You cannot change the session module's ini settings at this time

Filename: Session/Session.php

Line Number: 314

Backtrace:

File: /home/mina6856/public_html/application/controllers/Press.php
Line: 8
Function: __construct

File: /home/mina6856/public_html/index.php
Line: 316
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: ini_set(): Headers already sent. You cannot change the session module's ini settings at this time

Filename: Session/Session.php

Line Number: 315

Backtrace:

File: /home/mina6856/public_html/application/controllers/Press.php
Line: 8
Function: __construct

File: /home/mina6856/public_html/index.php
Line: 316
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: ini_set(): Headers already sent. You cannot change the session module's ini settings at this time

Filename: Session/Session.php

Line Number: 316

Backtrace:

File: /home/mina6856/public_html/application/controllers/Press.php
Line: 8
Function: __construct

File: /home/mina6856/public_html/index.php
Line: 316
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: ini_set(): Headers already sent. You cannot change the session module's ini settings at this time

Filename: Session/Session.php

Line Number: 317

Backtrace:

File: /home/mina6856/public_html/application/controllers/Press.php
Line: 8
Function: __construct

File: /home/mina6856/public_html/index.php
Line: 316
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: ini_set(): Headers already sent. You cannot change the session module's ini settings at this time

Filename: Session/Session.php

Line Number: 375

Backtrace:

File: /home/mina6856/public_html/application/controllers/Press.php
Line: 8
Function: __construct

File: /home/mina6856/public_html/index.php
Line: 316
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: session_set_save_handler(): Cannot change save handler when headers already sent

Filename: Session/Session.php

Line Number: 110

Backtrace:

File: /home/mina6856/public_html/application/controllers/Press.php
Line: 8
Function: __construct

File: /home/mina6856/public_html/index.php
Line: 316
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: session_start(): Cannot start session when headers already sent

Filename: Session/Session.php

Line Number: 143

Backtrace:

File: /home/mina6856/public_html/application/controllers/Press.php
Line: 8
Function: __construct

File: /home/mina6856/public_html/index.php
Line: 316
Function: require_once

Home - MIND ID

February 01, 2019

INALUM Bentuk Lembaga Riset untuk Dorong Hilirisasi Pertambangan
...

Jakarta, 1 Februari 2019 – Holding Industri Pertambangan PT INALUM (Persero) secara resmi membentuk lembaga riset dan inovasi, Institut Industri Tambang dan Mineral atau Mining and Minerals Industry Institute (MMII), sebagai salah satu upaya mempercepat pengembangan hilirisasi sektor pertambangan sehingga pengelolaan sumber daya alam Indonesia dapat menciptakan nilai tambah.

MMII adalah lembaga yang berfungsi untuk mendukung INALUM dan seluruh pemangku kepentingan di industri pertambangan dan mineral untuk mengembangkan teknologi, meningkatkan kompetensi sumber daya manusia, dan menyusun rekomendasi kebijakan pengelolaan pertambangan dan industri nasional yang berkelanjutan.

MMII memiliki visi untuk menjadi lembaga penelitian dan pengembangan yang berpengaruh dan terdepan di dunia di bidang pertambangan, industri berbasis mineral dan energi. Untuk mencapai visi tersebut, MMII akan berperan dalam membantu pemerintah menyusun kebijakan pengelolaan pertambangan dan industri yang berkelanjutan; melakukan riset dan inovasi pertambangan dan industri dengan mengedepankan penggunaan energi bersih, efisien dan berbiaya murah; dan meningkatkan kapabilitas, pengetahuan dan keahlian SDM tambang dan industri.

Peresmian lembaga ini dilakukan oleh Deputi Bidang Usaha Pertambangan, Industri Strategis, dan Media Kementerian BUMN Fajar Harry Sampurno, Direktur Utama INALUM Budi G. Sadikin, dan Ketua Dewan Penasihat MMII Subroto. Peresmian MMII disertai dengan diadakannya diskusi publik bertema “Hilirisasi Sektor Pertambangan untuk Meningkatkan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia”.

Budi G. Sadikin mengatakan, “MMII diharapkan dapat membantu mendorong dan mempercepat hilirisasi melalui sinergi dengan universitas dan lembaga riset baik di dalam maupun di luar negeri sehingga sektor tambang dan industri dapat memberikan nilai tambah dan kontribusi pada pertumbuhan ekonomi. MMII juga diharapkan dapat meningkatkan kemampuan sumber daya manusia di dunia pertambangan sehingga dapat mengelola industri tambang dengan lebih baik dan ramah lingkungan.”

Pada tahun ini, INALUM akan fokus pada pengerjaan empat proyek hilirisasi yang terdiri dari pembangunan pengolahan bauksit menjadi alumina bersama PT Aneka Tambang Tbk di Kalimantan Barat, pembangunan pengolahan batubara menjadi gas dan produk turunan lainnya yang akan dilakukan oleh PT Bukit Asam Tbk di Riau, pembangunan smelter tembaga yang akan dilakukan oleh PT Freeport Indonesia dan penjajakan pengolahan nikel menjadi bahan utama yang dapat digunakan oleh industri baterai.

Subroto mengatakan, “Saya senang saat diberitahu mengenai MMII dan merasa bangga saat diminta menjadi Advisory Board Chairman. Saya berharap pengalaman dan pengetahuan saya dapat bermanfaat bagi MMII untuk dapat mewujudkan masa depan pertambangan dan industri yang berkelanjutan, dan dimanfaatkan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat.”

Dalam kesempatan ini juga dilakukan penandatanganan Nota Kesepahaman antara INALUM melalu MMII dengan Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian ESDM tentang Kerja Sama Penelitian, Pengembangan, dan Pemanfaatan Teknologi di Bidang Energi dan Sumber Daya Mineral; dan antara MMII dengan Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Gadjah Mada (UGM), Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) dan Universitas Cendrawasih (Uncen) tentang Kerja Sama Penelitian dan Pengembangan di Bidang Pertambangan, Industri, dan Energi.

Saat ini MMII juga memiliki kerja sama dengan lembaga riset terkemuka dari Amerika Serikat, Massachusetts Institute of Technology Energy Initiatives (MITEI). Kolaborasi ini dilakukan dalam rangka meningkatkan pengembangan teknologi energi rendah karbon dan pertambangan yang berkelanjutan. Kolaborasi dengan MITEI akan membantu INALUM mengembangkan proyek pertambangan dan industri yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.


Artikel Serupa

...

September 04, 2020

Grup MIND ID Tingkatkan Transparansi Data Perpajakan

Jakarta, 4 September 2020 - Sebagai komitmen dan dukungan terhadap peningkatan kualitas dan transparansi data perpajakan di Indonesia, Holding Industri Pertambangan MIND ID (Mining Industry Indonesia) dan seluruh anggotanya secara bersama-sama menandatangani nota kesepahaman dengan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) untuk integrasi data perpajakan. Acara ini menandakan sistem integrasi data perpajakan telah resmi berjalan di Grup MIND ID.

Anggota MIND ID terdiri dari PT ANTAM Tbk, PT Bukit Asam Tbk, PT Freeport Indonesia, PT Inalum (Persero) dan PT Timah Tbk.

Dalam acara ini Direktur Jenderal Pajak Suryo Utomo mengatakan, “Kami mengapresiasi sinergi dan komitmen MIND ID dan seluruh anggotanya untuk membantu DJP mewujudkan sistem perpajakan yang bersih dan transparan. Implementasi program tersebut akan meningkatkan efektivitas dan efisiensi pengumpulan penerimaan pajak.”

Integrasi Data Perpajakan ini meliputi pertukaran, pengolahan, penelitian, dan pengujian data perpajakan melalui sarana berbasis teknologi informasi. Kedepannya, program tersebut dapat mengurangi beban-beban administratif MIND ID dan anggotanya.

Direktur Utama MIND ID Orias Petrus Moedak mengatakan, “MIND ID menjadi Holding BUMN pertama yang mengimplementasikan integrasi data perpajakan di seluruh entitas perusahaan yang berada dibawahnya. Pengintegrasian sistem perpajakan di dalam Grup MIND ID selaras dengan komitmen kami untuk bekerja secara transparan dan melakukan praktik bisnis yang sehat sehingga dapat berkontribusi untuk negara, dan meningkatkan kesejahteraan sesuai dengan tujuan mulia perusahaan.”

Bagi MIND ID dan anggotanya, langkah ini akan mengurangi Cost of Compliance, yaitu beban administratif yang harus ditanggung untuk mematuhi ketentuan perpajakan. Selain itu MIND ID juga menikmati proses pengumpulan data yang lebih mudah serta potensi sengketa perpajakan bisa ditekan lebih rendah karena telah sepenuhnya terbuka kepada otoritas pajak.

Sementara bagi DJP kerja sama ini memberikan akses real-time terhadap data keuangan MIND ID dan para anggota Holding Industri Pertambangan serta data transaksi yang dilakukannya dengan pihak ketiga, sehingga dapat melakukan penelitian dan pengujian kepatuhan secara elektronik tanpa harus melalui proses pemeriksaan yang panjang dan mahal. Dengan demikian kerja sama ini meningkatkan efektivitas dan efisiensi pengumpulan penerimaan pajak.

Penandatanganan ini dilakukan oleh para Direktur Utama dan Direktur Keuangan seluruh anggota MIND ID beserta Direktur Jenderal Pajak. Hadir dalam acara ini Direktur Utama PT ANTAM Tbk, Dana Amin; Direktur Utama PT Bukit Asam Tbk, Arviyan Arifin; Wakil Direktur Utama PT Freeport Indonesia, Jenpino Ngabdi; Direktur Pelaksana PT Inalum (Persero), Oggy Achmad Kosasih; dan Direktur Utama PT Timah Tbk, Riza Pahlevi.

Dalam hal integrasi data perpajakan, PT ANTAM Tbk telah lebih dahulu melakukan implemetasi pada Maret 2019.

Selengkapnya >>
...

August 13, 2020

MIND ID Peroleh Sertifikasi SNI ISO 37001, Terapkan Sistem Anti Suap

Jakarta, 13 Agustus 2020 – Holding Industri Pertambangan Mining Industry Indonesia (MIND ID)/PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau INALUM telah menerapkan standar manajemen anti-suap yang memberikan zero tolerance terhadap perilaku penyuapan dalam melakukan kegiatan usahanya setelah perseroan memperoleh sertifikasi SNI ISO 37001 tentang Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP).

Group CEO MIND ID Orias Petrus Moedak menyatakan bahwa implementasi SNI ISO 37001 ini merupakan komitmen untuk mengembangkan dan menerapkan SMAP yang efektif dan sesuai sehingga dapat mencegah penyuapan dalam bentuk apapun, serta memastikan kebijakan ini dijalankan oleh setiap individu. Hal ini sejalan dengan nilai integritas yang dijunjung oleh MIND ID dan INALUM.

“Penerapan SMAP merupakan bentuk konsistensi kami untuk mengedepankan tata kelola yang baik. Kami berkomitmen tinggi untuk menjalankan bisnis dengan transparan dan adil, dan menjalankan prinsip zero tolerance terhadap tindakan penyuapan dan korupsi baik oleh direksi, komisaris, karyawan, kontraktor, agen, maupun pihak-pihak terkait lainnya.” ujar Orias.

SNI ISO 37001:2016 dirancang untuk membantu organisasi menetapkan, menerapkan, memelihara, dan meningkatkan program anti-suap untuk memerangi penyuapan dan dampaknya.  Dengan Sertifikasi SNI ISO 37001:2016 ini, seluruh pegawai akan mematuhi kebijakan anti-penyuapan dan korupsi dengan mengikuti prinsip-prinsip seperti Proporsional, Komitmen dari Manajemen Puncak, Penilaian Risiko, Uji Kelayakan, Komunikasi, Pengawasan dan Review.

Sebagai bagian dari monitoring terhadap konsistensi perusahaan untuk mencegah penyuapan, INALUM telah menyediakan wadah pelaporan (whistleblowing system). Siapapun dapat menyampaikan pelaporan apabila melihat praktik-praktik yang melanggar, termasuk terkait penyuapan. Saat ini saluran whistleblowing INALUM adalah melalui WhatsAapp - 0811 646 343 atau 0811 620 7888 dan e-mail wbs@inalum.id.

Pada 1 September 2020, MIND ID sebagai Holding akan mengimplementasikan whistleblowing system yang dapat menerima pelaporan atas pelanggaran yang dilakukan oleh pihak internal dari Holding Industri Pertambangan secara keseluruhan. Proses penanganan pelaporanan akan ditangani oleh pihak ketiga secara independen untuk menjaga penanganan pelaporan yang bebas dari segala benturan kepentingan.

Kanal whistleblowing system ini akan diluncurkan dengan nama “Open MIND” yang dapat diakses melalui website, pos, email atau whatsapp.

Website     : openmind-wbs.com

Email        : openmind@kpmg.co.id

Whatsapp  : 0811 646 343 atau 0811 1464 632

Surat        : PT KPMG Siddharta Advisory Attn: KPMG EthicsLine (MIND ID) Wisma GKBI Lantai 35 Jl Jenderal Sudirman Kav. 28, Jakarta 10210

“Sebaik-baiknya sebuah sistem, kekuatannya terletak pada pelaku atau pelaksananya. Perlu dukungan semua stakeholder agar SMAP ini berjalan dengan baik, sesuai tujuannya. Bersama-sama kita saling bekerjasama menjadikan SMAP sebagai bagian dari budaya kita dalam melakukan kerjasama bisnis.” tutup Orias.

Selengkapnya >>